Kompetensi kepala sekolah dalam
merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan serta memanfaatkan semua potensi
atau sumber daya yang ada sangat menentukan keberhasilan proses belajar
mengajar di sebuah sekolah. Kepala sekolah dapat merubah semua potensi yang ada di sekolah,
terutama loyakitas guru, untuk pencapaian prestasi belajar siswa yang optimal.
Dalam hal ini kompetensi kepala
sekolah dan motivasi guru mampu melaksanakan dan mengaktualisasikan
keberhasilan proses belajar mengajar sesuai dengan tujuan pendidikan.
Akan tetapi Kepala Sekolah tidak akan berjalan secara maksimal jika Penyelenggara Pendidikan tidak mendukungnya dengan maksimal pula, karena kepala sekolah hanya merupakan salah satu bagian saja dari kepanjangan penyelenggara pendidikan terutama di sekolah-sekolah swasta. Terkadang kebijakan yang kontradiktif antara pihak Penyelenggara contohnya yayasan atau lembaga lain sebagai penyelenggara pendidikan dengan Pihak pengelola dalam hal ini kepala sekolah sebagai ujung tombaknya.
Perlu adanya pemahaman serta visi misi yang selaras antara pihak penyelenggara dengan pihak pengelola artinya pihak penyelenggara harus mampu menempatkan kewenangannya sesuai dengan kafasitas dia sebagai penyelenggara contohnya bidang pengawasan dan tidak memasuki ranah kebijakan pengelola. Sebaliknya pengelola harus mampu mempertanggungjawabkan segala kegiatannya terhadap penyelenggara dengan mempertimbangkan keberpihakan kepada peserta didik.
No comments:
Post a Comment
Tolong commentnya berhubungan dengan artikel yang ditulis