1.Pengkajian masalah situasional dan
kontektual pada perilaku seseorang atau kelompok orang. Artinya, solusi
terhadap masalah-masalah yang digarap di dalam suatu kegiatan PTK tidak untuk digeneralisasi
secara langsung. Jadi, setiap masalah yang muncul harus segera dicarikan
solusinya untuk saat itu dan untuk kondisi dan konteks saat itu pula. Tidak
harus menunggu suatu cara penyelesaian yang dapat berlaku umum di setiap
situasi, kondisi, dan konteks. Namun demikian, tidak berarti bahwa PTK tidak
dapat menemukan solusi yang bersifat general. Dari kegiatan PTK yang
berkesinambungan dan terorganisasi dengan baik, maka pola solusi umum untuk
beberapa masalah akan muncul atau nampak. Sehingga, generalisasi hasil suatu
kegiatan PTK mungkin juga dicapai tetapi setelah melalui beberapa kegiatan PTK.
2.Ada tindakan. Perbedaan yang mencolok
antara PTK dengan penelitian-penelitian lainya adalah harus ada tindakan
perbaikan yang dirancang untuk mengatasi masalah yang dihadapi saat itu dalam
konteks dan situasi saat itu pula. Tindakan (action) ini benar-benar
dimaksudkan untuk mengatasi masalah yang dihadapi, bukan untuk mengembangkan
atau menguji sebuah teori, dan juga tidak dimaksudkan untuk mencari solusi yang
berlaku umum disetiap situasi dan kondisi. Jadi tidak perlu ada generalisasi
hasil PTK.
3.Penelaahan terhadap tindakan. Di
samping adanya tindakan, dalam PTK tindakan yang dilakukan tadi harus ditelaah:
kelebihan dan kekurangannya, pelaksanaannya, kesesuaiannya dengan tujuan
semula, penyimpangan yang terjadi selama pelaksanaan, dan argumen-argumen yang
muncul selama pelaksaan. Telaahan terhadap tindakan ini dilakukan pada saat
observasi.
4.Pengkajian dampak tindakan.Dampak dari tindakan yang dilakukan harus di
kaji apakah sesuai dengan tujuan, apakah memberi dampak positif lain yang tidak
diduga sebelumnya, atau bahkan menimbulkan dampak negatif yang merugikan
peserta didik.
5.Dilakukan secara kolaboratif.
Mengingat kompleksitas pelaksanaan suatu PTK, maka ada baiknya jika PTK ini
dilaksanakan secara kolaborasi. Kolaborasi dapat dilaksanakan antara guru
dengan dosen LPTK, antara guru dengan guru lain yang bidang studinya baik sama
ataupun tidak sama, atau bahkan antara guru dengan siswa.
No comments:
Post a Comment
Tolong commentnya berhubungan dengan artikel yang ditulis
No comments:
Post a Comment
Tolong commentnya berhubungan dengan artikel yang ditulis