BAB 4
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM
Data base adalah sistem file komputer yang menggunakan cara
pengorganisasian tertentu, yang dimaksudkan untuk mempercepat pembaharuan
masing-masing record, serta pembaharuan secara serempak atas record terkait,
juga untuk mempermudah dan mempercepat akses terhadap seluruh record lewat
program aplikasi, serta akses terhadap seluruh record lewat program aplikasi,
serta akses yang cepat terhadap data yang tersimpan yang harus digunakan secara
bersama-sama untuk dibaca guna penyusunan laporan-laporan rutin atau khusus.
Manajemen file mengandung arti
bahwa data base memiliki suatu tempat yang terstruktur sehingga memungkinkan
program untuk menggabungkan berbagai data, record, file yang ada dalam
database. Manajemen file ialah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan
pengawasan. Manajemen file harus dipahami oleh pengelola data base sehingga
struktur data base yang berisi data, record, file yang ada dalam database dapat
memberikan kemudahan bagi pemakai.
Data diorganisasikan menjadi suatu hierarki yang
terdiri dari :
Ø
Data field : unit terkecil dari data
Ø Record (catatan) : kumpulan data field
yang berhubungan
Ø
File : suatu kumpulan catatan yang saling
berhubungan.
Data base
mempermudah dalam pemutakhiran cepat dari masing-masing record dan dalam
pemutakhiran serempak artinya data base memungkinkan adanya suatu entri masukan
yang akan dapat memperbaharui semua record yang terkait dengan suatu transaksi
secara serempak.
Mempermudah akses terhadap semua
record lewat seluruh program aplikasi berarti bahwa definisi data standar
memungkinkan, program aplikasi untuk menunjang aktivitas setiap fungsi
manajemen antara lain : manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen
operasisonal dan manajemen personalia.
Akses dapat dilakukan secara
cepat terhadap semua data yang tersimpan didalam database sehingga dapat
memberikan kemudahan ketika membuat laporan rutin atau khusus. Laporan rutin
diperoleh setelah periode akuntansi berlangsung dan dapat juga dilakukan kapan
saja pada saat saat dibutuhkann selama masa periode tersebut, sedangkan
pemrosesan transaksi akan dijaga agar tetap mutakhir. Hal ini memungkinkan
sekali karena proses pemindahan file tidak perlu dilakukan di akhir periode,
waktu yang diperlukan juga relatif cepat.
Dengan akses cepat yang berkaitan dengan sebuah laporan rutin atau
khusus berarti bahwa record-record dijaga agar tetap mutakhir guna menghadapi
suatu kondisi yang tidak menentu atau masalah tidak terstruktur, sehingga para
manajer dapat dengan mudah memperoleh informasi yang berkualitas ketika
menjalankan aktivitasnya. Dan struktur database memang memungkinkan
pengembangan cepat bagi suatu program tentang masalah yang tidak terstruktur.
STRUKTUR DATA BASE
1.
Struktur
database hierarkis : struktur kelompok data dan subkelompok yang lebih kecil
lagi menyerupai cabang-cabang pohon.
2.
Struktur data base Jaringan : Struktur ini
memungkinkan satu catatan tertentu menunjuk pada catatan lain dalam database.
3.
Struktur data relasional : struktur ini merupakan
sekumpulan tabel dan hubungan antar record dilakukan atas dasar nilai-nilai
pada suatu data dan record tidak didasarkan pada alamat dalam record.
Tujuan utama dari konsep database :
Ø Meminimalkan pengulangan data
Ø Independensi data yaitu kemampuan
untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada
program yang memproses data.
KOMPONEN DATABASE
1.
File
database.
File ini memiliki
elemen-elemen data yang disimpan dalam salah satu format organisasi file
database.
2.
Sistem
manajemen database.
Suatu kelompok program
software yang mengelola database, mengontrol akses terhadap database, menjaga
keamanan database dan melakukan tugas-tugas lain.
3.
Sistem antar muka bahasa induk.
Bagian dari DBMS yang
berkomunikasi dengan program aplikasi, seperti COBOL dan FORTRAN, yang
memerlukan data dari file-file.
4.
Program
aplikasi.
Program ini memiliki fungsi yang sama seperti pada sistem konvensional,
hanya saja file-file datanya independen dan menggunakan definisi data standar.
Ketidak tergantungan (independensi) dan standarisasi membuat pengembangan
program menjadi lebih cepat dan mudah.
5.
Sebuah sistem antar muka bahasa alami
Suatu bahasa pertanyaan
(query language) yang memungkinkan pemakai mendapatkan keterangan tentang apa
saja yang tersedia pada sistem komputer.
6.
Kamus data : pusat penyimpanan informasi data-data
dari database yang memuat skema database dan terdiri dari item - item dalam
database serta deskripsi serta definisi atribut-atributnya.
7.
Terminal
pengaksesan dan pemutakhiran yang online.
Letaknya dapat berdekatan atau berjauhan. Biasa berupa dumb terminal, smart terminal maupun mikro
komputer.
8.
Sistem
keluaran atau pembuat reportase.
Terdiri dari laporan rutin dan laporan khusus.
MENCIPTAKAN DATABASE
Pada prinsipnya menciptakan data base
mecakup tiga langkah yaitu :
1. Menentukan kebutuhan data, ada dua
pendekatan yaitu :
a. Pendekatan berorientasi proses
Ø Tentukan masalah
Ø Kenali keputusan yang diperlukan
Ø Deskripsikan kebutuhan informasi
Ø Tentukan pemrosesan yang diperlukan
Ø Tentukan kebutuhan data
Ø Spesifikasi data
b. Pendekatan model perusahaan
Ø Buat model data enterprise
Ø Model data enterprise
Ø Kembangkan database
Ø Database
2. Menjelaskan data
Sistem manajemen database menggunakan
istilah-istilah spesifik untuk menggambarkan definisi data yang mereka miliki.
Setelah elemen-elemen data yang diperlukan ditentukan, maka dijelaskan dalam
bentuk kamus data.
Kamus
data dapat berupa kertas atau file komputer. Jika berupa file sistem kamus data
diperlukan untuk menciptakan dan memeliharanya, serta mempersiapkan untuk
digunakan. Setelah kamus data diciptakan, penjelasanya harus dimasukan dalam
DBMS.
3. Memasukan data
Setelah skema dan subskema diciptakan,
data dapat dimasukkan ke dalam database. Hal ini dapat dilaksanakan dengan
mengetik data langsung ke dalam DBMS, membaca dari pita atau piringan, atau
menscan data secara optis.
Dalam memilih
DBMS perlu beberapa pertimbangan, bukan hanya karena mahal harganya. Ada empat hal yang terpenting, yaitu :
·
Bahasa
query
·
Pertimbangan
keamanan
·
Biaya
tak langsung pemrosesan
·
Kecocokan
dengan tipe aplikasi.
PERANAN DATABASE
Data merupakan suatu bahan atau sumber yang terpenting
didalam organisasi, oleh karena itu organisasi-organisasi dan para manajer perlu
untuk memahami manajemen data, yaitu suatu aktivitas pengelolaan
data dengan berdasarkan teknologi informasi.
Apa yang
akan dirasakan apabila seorang eksekutif tidak mengerti komputer
sedangkan dokumen yang dimiliki
perusahaan sangat banyak dan berada dimana – mana, sebagai eksekutif
perusahaan mungkin akan frustasi dan
tegang dalam menghadapi kondisi tersebut.
Sebaliknya
didalam pendekatan manajemen database, file-file dikumpulkan disuatu tempat
umum dengan menggunakan aplikasi paket program tertentu, sehingga data dapat
dengan mudah digunakan untuk kepentingan pemakai, sedangkan aplikasi paket
program yang sering digunakan adalah sistem manajemen database (Database
Management System / DBMS) berfungsi sebagai software pembantu pengguna database.
Database
yang umum dikembangkan dalam pendekatan proses, data dikumpulkan dan disusun
sesuai struktur data, dengan demikian dapat memberikan kemudahan didalam
pencarian dan mengamankan data untuk kepentingan proses lebih lanjut..
Pemrosesan
file meliputi pembaharuan dan penggunaan data-data untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan,
antara lain :
a)
Pembaharuan dan pembuatan database untuk membantu transaksi bisnis dari berbagai aktivitas yang membutuhkan perubahan
didalam data perusahaan.
b) Menyediakan informasi yang
dibutuhkan bagi setiap pengguna aplikasi yang menggunakan program komputer.
Pengembangan Aplikasi
DBMS
memfasilitasi tugas dari para pemrogram, karena mereka tidak perlu membuat
prosedur-prosedur pengendalian data secara detail yang menggunakan program
bahan tradisional (seperti COBOL) setiap kali mereka membuat program. Bahkan
mereka dapat memasukkan pernyataan manipulasi bahasa data (Data Manipulation Language/DML) pada program-program aplikasinya
yang membuata DBMS melakukan pengendalian data seperlunya.
Perawatan Database
Database
perusahaan dapat diperbaharuhi untuk menyesuaikan dengan transakai-transaksi
bisnis baru dan kejadian-kejadian lainnya. Ini biasanya dilakukan oleh
program-program pemroses transaksi dan paket aplikasi pengguna lainnya yang
sesuai dengan DBMS. Pengguna dan spesialis–spesialis info dapat pula menambah
berbagai tambahan program pembantu yang disediakan oleh DBMS untuk perawatan
database.
Modifikasi Database
DBMS
menghilangkan database-database utama perusahaan dari kendali pemakai pribadi
dan menggantikan kendali tersebut pada spesialis disebut administrasi database
(Database Administration/DBAS) dan
karyawan yang lain. Administrasi database memakai DDL (Data Definition Language) untuk membuat dan menspesifikasi isi
data, hubungan-hubungan dan struktur setiap database serta memodifikasi
spesifikasi data ini bila diperlukan. Kamus data adalah info yang
dibatalkan dan disimpan dalam definisi dan spesifikasi database yang diputar
oleh DBAS.
Kamus Data
Kamus data telah menjadi alat utama bagi administrasi database, itu
merupakan modul software database
yang berisi data-data artinya data didalam data, kamus data berisi data-data
tentang struktur, elemen-elemen data dan karakteristik-karakteistik dari
database-database perusahaan.
Tipe-tipe Database
Pertumbuhan dari proses distribusi, pengguna komputer dan pendukung sistem
keputusan membuat perkembangan atau peningkatan di berbagai database tipe
utama. Lima
tipe database utama bagi pengguna komputer perusahaan :
a) Operasi Database Umum
Database ini menyimpan
data-data penting untuk mendukung seluruh operasi-operasi perusahaan. Mereka
dapat juga disebut subjek area database (SADB), database transaksi dan produksi
database.
b) Pengguna Database Umum
Database
ini menyimpan data dan info inti dari operasi pilihan database luar. Mereka
berisi ringkasan data dan info yang paling dibutuhkan bagi manajer perusahaan
dan pengguna lainnya. Mereka disebut juga database info dan database
manajemen. Database-database ini diakses oleh pengguna eksekutif sebagai bagian
dari pendukung sistem. Keputusan dan info sistem eksekutif untuk mendukung keputusan
manajer.
c) Distribusi Database
Database ini berasal dari
kelompok-kelompok kerja lokal dan departemen pada kantor daerah, kantor cabang,
tempat manufakturing dan tempat kerja lainnya. Database dapat meliputi segmen
dari operasi dan pengguna database umum.
d) Pengguna Pribadi Database
Database ini berisi
bermacam-macam data yang dikembangkan oleh pengguna ditempat kerjanya.
e) Database Luar
Akses besar, pemilik
database pribadi/bank-bank data tersedia bagi pengguna-pengguna dan perusahaan
untuk info komersil dengan membayar. Beberapa dari pelayanan bank data
memberikan software untuk membantu
pengguna menganalisis datanya.
Database Teks
Database
Teks merupakan perkembangan alami dari pemakai komputer untuk membuat dan
menyimpan dokumen secara elektronik. Perusahaan besar dan agen-agen pemerintah
menggunakan sistem manajemen. Teks database
software untuk membantu, membuat, menyimpan, mencari, menerima,
memodifikasi dan merakit dokumen serta info lainnya untuk disimpan sebagai teks
data.
Hiperteks
Hiperteks
adalah metodologi penting bagi konstruksi dan pengguna interkatif dari teks
database. Dokumen hiperteks adalah badan/tubuh dari teks bentuk elektronik yang
ditandai, sehingga secara cepat dicari bagi pembaca.
Ada
beberapa paket software untuk
mengembangkan dokumen hiperteks. Salah satu yang paling sering digunakan adalah
paket kartu hiper untuk komputer Macintosh
Apple. Pada kartu hiper unit utamanya adalah kartu. Dokumen hiperteks
berisi timbunan-timbunan/koleksi-koleksi dari hubungan kartu tanda, dengan
demikian paket dokumen hiperteks dikenal dengan nama Stackware.
Dari
definisi hiperteks berisi teks dan grafis terbatas. Hipermedia merupakan
dokumen-dokumen yang berisi bermacam-macam media, termasuk teks, grafik-grafik,
video dan lain-lain. Keseluruhan hiperteks dan hypermedia menjadikan dokumen
elektronik menjadi popular seperti dokumen tradisional diantaranya buku-buku,
majalah-majalah dan koran-koran.
Pertimbangan Manajer untuk Manajemen
Sumber Data
Pengguna manajer harus melihat data sebagai sumber penting yang
mengharuskan mereka untuk belajar mengatur seperlunya agar menjamin kesuksesan
dan bertahan diperusahaannya.
Manajemen database merupakan aplikasi penting dari sistem teknik informasi
bagi manajemen sumber data organisasi. Bagaimanapun sumber data manajemen
lainnya tetap diperlukan untuk menyeimbangkan beberapa masalah yang dihasilkan
dari manajemen database. Antara lain administrasi database, administrasi data
dan rencana data.
OPERASI DATABASE
Menurut
penggunaanya terdapat dua kelas database, yaitu untuk aktivitas operasi dan
aktivitas manajerial.
Secara umum kegiatan operasi
memerlukan rincian dari seluruh transaksi yang dilakukan. Pada level lini
operasi ini ada atribut kunci dari database, beberapa diantaranya mempunyai
relevansi terhadap aktivitas manajerial, yakni sbb :
1.
Konsistensi dalam elemen informasi yang berkaitan.
2.
Perlunya banyak waktu untuk informasi transaksi dan
untuk pelaporan manajemen.
3.
Rincian salinan disiapkan sehingga dapat
dipergunakan sebagai laporan
4.
Berbagi
data
Kelompok kedua tentang penggunaan
database adalah untuk aktivitas manajerial dan ini yang terpenting, meliputi :
1.
Sistem
intelijen
2.
Masalah-masalah
manajemen khusus
3.
Model
manajemen
4.
Tugas
kunci sistem informasi.
Database dapat membantu para manajer dengan cara mengorganisasikan sistem
informasi yang berkaitan dengan tugas utama manajemen
PENGELOLA DATABASE
Seorang spesialis informasi yang
bertanggungjawab atas database disebut pengelola database (database
administrator) atau DBA. Tugas DBA terbagi dalam empat area utama, yaitu :
1.
Perencanaan database, meliputi kerjasama dengan para manajer
untuk mendefinisikan skema perusahaan dan dengan para pemakai untuk
mendefinisikan subskema mereka. Selain itu DBA berperan penting dalam
memilih perangkat keras dan perangkat lunak sistem manajemen database.
2.
Penerapan
database, mencakup penciptaan database yang sesuai dengan
spesifikasi DBMS yang dipilih, serta menetapkan dan menegakkan kebijakan dan
prosedur penggunaan database.
3.
Operasi database, mencakup menawarkan program-program
pendidikan bagi pemakai database, dan menyediakan bantuan saat diperlukan.
4.
Keamanan database, meliputi pemantauan kegiatan
database.
KEUNTUNGAN DATABASE
1.
Mengurangi
pengulangan data.
Jumlah total file dapat
dikurangi, dibandingkan bila file-file komputer disimpan terpisah di tiap
aplikasi komputer, dengan menghapus data duplikasi di berbagai file.
2.
Mencapai
independensi data.
Spesifikasi data disimpan
dalam skema daripada dalam tiap program aplikasi. Perubahan data dibuat pada
struktur data tanpa mempengaruhi program yang mengakes data.
3.
Mengintegrasikan
data dari beberapa file.
Saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis, organisasi fisik
tidak lagi menjadi kendala. Organisasi logis, pandangan pemakai dan program
aplikasi tidak harus tercermin pada medium penyimpanan fisik.
4.
Mengambil data dan informasi secara cepat.
Hubungan-hubungan logis, data manipulation language, query language
memungkinkan pemakai mengambil data dalam hitungan detik atau menit.
5.
Meningkatkan
keamanan.
Data yang dikelola oleh
DBMS lebih aman daripada data lain dalam perusahaan, karena dalam DBMS
menyertakan kata sandi atau bahasa sandi.
KELEMAHAN DAN KENDALA DBMS
1.
Memperoleh perangkat lunak dan perangkat keras yang
mahal.
DBMS mainframe masih
sangat mahal. DBMS berbasis komputer mikro, walau biayanya hanya beberapa ratus
dolar,d apat merupakan pengeluaran yang besar bagi perusahaan kecil.
2.
Kurangnya ahli database.
DBMS memerlukan
pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuannya secara penuh. Pengetahuan
khusus ini paling baik disediakan oleh para pengelola database (DBA)
3.
Biaya
pemrosesan data sangat tinggi
No comments:
Post a Comment
Tolong commentnya berhubungan dengan artikel yang ditulis