Selamat Datang di Blog Kang Djoen 'berbagi untuk negeri'

Thursday, October 6, 2011

Bersyukur Atas Semua Yang Kita Miliki


       Pernahkah kita mendengar kisah Helen Kehler? . Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan  dalam kondisi buta dan tuli.  Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dalam kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.
    Tidak ada seorangpun yang menginginkan lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya  Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan memilih untuk lahir dalam keadaan normal. Namun siapa sangka, dengan segala  kekurangannya, dia memiliki semangat hidup  yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang legendaris. Dengan segala keterbatasannya, ia mampu memberikan motivasi dan semangat hidup kepada mereka yang memiliki keterbatasan pula, seperti cacat, buta dan tuli.
      Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti dirinya mampu menjalani kehidupan seperti manusia normal lainnya, meski itu teramat sulitdilakukan.
Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah diucapkan Helen Kehler:

    "It would be a blessing if each person
     could be blind and deaf for a few days
     during his grown-up live. It would make
     them see and appreciate their ability to
     experience the joy of sound".


     Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah  bila setiap org yang sudah menginjak dewasa itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.
    Dengan demikian, setiap orang akan lebih menghargai hidupnya, paling tidak saat mendengar suara!
    Sekarang, coba kita bayangkan sejenak..........Anda menjadi seorang yang buta  dan tuli selama dua atau tiga hari saja! Tutup mata dan telinga selama rentang waktu  tersebut. Jangan biarkan diri Anda melihat atau mendengar apapun.
   Selama beberapa hari itu Jujun tidak bisa melihat indahnya dunia, Jujun tidak bisa melihat terangnya matahari, birunya langit, dan  bahkan Anda tidak bisa menikmati musik/radio dan acara tv kesayangan!
    Bagaimana Anda? Apakah beberapa hari cukup berat?  Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?
    Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja, bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur  atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada dalam diri kita!
Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah  keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah  menghargai apa yang sudah kita miliki.
        Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati oleh orang lain.  Ya! Kemewahan utk orang lain!
     Coba Anda renungkan, bagaimana orang yang  tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah  kemewahan yang luar biasa baginya.
    Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia  diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk membuat sebuah tulisan yang menarik.
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita  mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal  yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan bisa memandang hidup dengan lebih baik.
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah! Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif dan menjadi seorang manusia yang lebih baik
(dikutip dari Tulisan 'Anne Ahira'.)

No comments:

Post a Comment

Tolong commentnya berhubungan dengan artikel yang ditulis